Cryptocurrency

Apa itu Ethereum, Smartcontract, dan Gas?

Rifqi Alfian
Ethereum adalah platform untuk aplikasi terdesentralisasi (DApps). Seperti komputer yang online 24 jam, namun susah untuk dimatikan (disensor/diblock) karena terdesentralisasi, masih bisa hidup sampai node terakhir :D. Kata desentralisasi ini sering diulang-ulang karena tanpanya apa artinya blockchain? Muncul beberapa blockchain dengan kecepatan transaksi yg lebih tinggi dan biaya transaksi murah, namun faktor desentralisasinya masih dipertanyakan. Apakah terdesentralisasi berarti kemampuan menyimpan banyak transaksi sekaligus juga rendah? karena keterbatasan ilmu, penulis juga masih bertanya-tanya :D.

Apa itu Stablecoin?

Rifqi Alfian
Harga mata uang kripto sangat tidak stabil (volatile), karena itu muncul stablecoin yang harganya dipatok berdasarkan aset yang lebih stabil seperti US Dollar (Tidak semua stablecoin dipatok dengan US Dollar). Stablecoin membantu pengguna mengatur resiko terhadap volatilitas harga uang kripto, selain itu stablecoin juga bisa digunakan sebagai medium jual beli. Stablecoin merupakan bagian vital dari DeFi terutama digunakan untuk mengatur resiko dalam layanan simpan pinjam. Saat ini terdapat puluhan stablecoin, ada 5 yang mempunyai kapital terbesar (sumber dari CoinGecko).

Apa itu Kripto Wallet?

Rifqi Alfian
Kripto wallet adalah antarmuka untuk berinteraksi dengan jaringan blockchain. Wallet mengorganisasi private keys, yang bisa dibilang adalah kunci dari brankas aset kriptomu. Dengan wallet, kita bisa menerima, menyimpan, dan mengirim aset kripto. Aset kripto disini berupa uang digital (uang kripto) atau barang digital (NFT) kita. Custodial vs Non-Custodial Wallet Ada 2 macam wallet yaitu custodial dan non-custodial. Custodial artinya wallet dijaga dan dipelihara oleh pihak ketiga, pihak ketiga tersebut dapat menggunakan wallet tersebut atas ijin kita.

Blockchain dan Sekitarnya

Rifqi Alfian
Hi, pada tulisan perdana kali ini saya ingin berbagi tentang blockchain dan sekitarnya secara singkat, semoga bisa menjadi obrolan ketika makan siang nanti. Yuk mari. Blockchain muncul pertama kali sebagai jaringan desentralisasi yang digunakan untuk menyimpan data transaksi. Bitcoin menjadi pemain “pertama” disini, siapa yg tidak kenal dengan mata uang kripto BTC. Jika didalam jaringan terpusat seperti operator telekomunikasi ketika kita membeli pulsa maka transaksi akan dicatat di sisi operator, maka didalam blockchain data transaksi disimpan oleh semua node atau sering disebut miner yang terhubung di jaringan tersebut.